Riyadh,LiputanIslam.com-Harian Yeni Safak terbitan Turki melaporkan, Riyadh akan segera menyerahkan lahan seluas 16 ribu kilometer persegi kepada Rezim Zionis. Lahan tersebut berada di kawasan Tabouk, yang rencananya akan menjadi tempat didirikannya kota Neom.

Menurut media Turki ini, lahan tersebut dinyatakan sebagai milik putra mahkota Saudi, Muhammad bin Salman. Semua unit perumahan di daerah itu akan segera dikosongkan secara bertahap.

Kawasan yang dinyatakan sebagai properti pribadi MBS itu berada di dekat kawasan proyek Neom. Kawasan pemukiman Duba, Sharma, Sugra, dan Muwailih berada di lahan milik putra mahkota Saudi tersebut.

Kantor berita Ahbar al-Saudi melaporkan, pemerintah Riyadh memutuskan untuk mengosongkan kota-kota yang berada di kawasan terlarang tersebut. Sebagian pihak mengklaim, kawasan terlarang Tabouk akan digunakan untuk melakukan aktivitas militer bersama Israel.

Seorang peneliti Turki, Mehmet Amin Ekin, menyatakan bahwa secara geografis, kawasan Tabouk memiliki fasilitas yang luar biasa. Israel dikabarkan bersiap menggunakan daerah itu sebagai gudang penyimpanan senjata kimia.

Menurutnya, kawasan itu juga akan dimanfaatkan untuk latihan perang darat dan udara Rezim Zionis.

“Kawasan itu memiliki sumber minyak dan emas berlimpah. Mesir, Yordania, dan UEA adalah sekutu Saudi dalam proyek tersebut,”ujar Ekin.

Dia menambahkan, Mesir menyerahkan kepulauan Tiran dan Sanafir sebagai bentuk partisipasi Kairo dalam proyek itu. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*