Yemeni men gather around a crater caused by a Saudi airstrike in the capital, Sana’a, November 29, 2015. (AFP)

Yemeni men gather around a crater caused by a Saudi airstrike in the capital, Sana’a, November 29, 2015. (AFP)

Ma’rib, LiputanIslam.com — Serangan pasukan Yaman yang didukung oleh pasukan Ansarullah di provinsi Ma’rib telah menewaskan sekitar 120 tentara yang bekerja untuk Arab Saudi. Seperti dilansir oleh media berbahasa Arab Almasira, dengan menggunakan rudal balistik Tochka, pasukan gabungan ini menargetkan kamp militer.

Sebelumnya, pasukan Yaman juga meluncurkan dua rudal balistik yang menargetkan pangkalan militer Arab Saudi di Najran. Rudal balistik Tochka berhasil dicegat, sedangkan rudal Qaher 1, jatuh di daerah gurun di Najran.

Namun serangan pasukan Yaman kemarin, Jumat (19/12/2015) berhasil melibas pasukan agresor tersebut. Menurut Saudi Press Agency, Komando Pasukan Koalisi Arab Saudi mengkonfirmasi kebenaran berita dari Almasira, namun tidak menyebutkan kerusakan/ kerugian yang diderita.

Seperti diketahui, pasukan Koalisi Arab Saudi telah menyerang Yaman sejak akhir Maret 2015, dengan klaim untuk menumpas Ansarullah. Selain itu, Arab Saudi juga ingin agar sekutunya yaitu Abd Rabbuh Mansur Hadi, presiden terguling, kembali memegang tampuk kekuasaan di Yaman. Namun rakyat Yaman tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan yang sengit.

Sementara itu, sumber-sumber suku lokal menyatakan bahwa milisi pro-Hadi kini menguasai ibukota provinsi Hazm dengan cara yang curang. Ketika gencatan senjata dilakukan, seharusnya kedua belah pihak menahan diri untuk melakukan serangan. Dengan begitu, baik perwakilan Ansarullah maupun perwakilan Hadi bisa berunding. Namun milisi pro-Hadi berkhianat dan menyerang. Kemarin, pesawat tempur Arab Saudi juga menyerang di distrik Al-Kitaf, Sa’ada, dan menewaskan 23 orang penduduk sipil. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL