Sanaa,LiputanIslam.com-Presiden tersingkir Yaman dalam wawancara dengan BBC mengaku, dia tidak menyesali timbulnya bencana kemanusiaan di negaranya akibat serangan udara koalisi Saudi.

Dalam wawancara itu, jurnalis BBC menyinggung data PBB terkait korban jiwa agresi Saudi. Dia lalu bertanya kepada Hadi, apakah dia menyesal telah melibatkan koalisi Saudi dalam perang Yaman? Hadi menjawab bahwa dia tidak menyesali hal itu.

Dia mengklaim, andai koalisi Saudi tidak melancarkan serangan udara di Yaman, mereka tidak bisa membebaskan banyak daerah di negara itu.

“Tanpa dukungan koalisi Saudi, banyak kawasan yang masih dikuasai kelompok Houthi. Operasi militer koalisi Saudi adalah operasi tersukses di dunia,”ujar Hadi.

Dalam kelanjutan wawancara, jurnalis BBC mengingatkan bahwa menurut statistik dari PBB, lebih dari 10 ribu warga Yaman telah tewas selama tiga tahun agresi Saudi, sementara jutaan lainnya terancam kelaparan. Namun Hadi berkata, andai bukan karena operasi militer “Badai Kemarahan,” perang saudara terbesar sudah terjadi di Yaman dan akan lebih lama daripada krisis Somalia. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*