Gaza,LiputanIslam.com-Menteri perang Rezim Zionis kembali mengancam akan menyerang Jalur Gaza secara besar-besaran.

“Para petinggi Hamas telah menempatkan kami dalam situasi yang memaksa kami memulai operasi militer besar dan menyakitkan (atas Gaza),”ujar Avigdor Lieberman dalam wawancara dengan sebuah radio Israel.

Menurut laporan situs Debka File, Lieberman menyatakan bahwa warga Gaza harus membayar konsekuensi berlanjutnya penerbangan bom balon dan layang-layang ke pemukiman Yahudi.

Saat mengunjungi tanah-tanah yang terbakar karena bom layang-layang Palestina, Lieberman mengakui, daya preventif Israel sudah menurun dan Rezim Zionis kian merasa tidak aman.

Lieberman pernah melontarkan ancaman, jika warga Palestina tidak berhenti menerbangkan bom layang-layang, Israel akan melakukan operasi militer yang lebih besar dari operasi militer tahun 2014.

Dalam beberapa hari terakhir, perbatasan Gaza dan sekitarnya menjadi ajang baku tembak antara kelompok pejuang Palestina dan jet-jet tempur Rezim Zionis.

Penggunaan bom balon dan layang-layang telah dimulai seiring berlangsungnya pawai al-Awdah di perbatasan timur Gaza sejak Maret lalu. Hingga kini, bom layang-layang itu telah menghanguskan ratusan hektar wilayah pemukiman Israel yang berbatasan dengan Gaza.

Kementerian perang Israel memperkirakan, sekitar 1200 bom balon dan layang-layang telah diterbangkan dari Gaza. Tentara Rezim Zionis diklaim berhasil merontokkan 500 buah bom layang-layang tersebut.

Para petinggi Israel juga memperkirakan, bom layang-layang itu telah membebankan kerugian lebih dari 3 juta dolar kepada Tel Aviv. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*