Riyadh,LiputanIslam.com-Harian terbitan Prancis, Le Figaro, menurunkan tulisan yang membahas kondisi Arab Saudi saat ini di kawasan. Menurut Le Figaro, Muhammad bin Salman (putra mahkota Saudi) praktis sudah kalah di tiga front sekaligus, yaitu militer, politik, dan diplomatik. Harian ini menilai, kini perimbangan kekuatan di Timur Tengah berubah untuk kepentingan Iran.

Baca:Jubir Ansharullah: Saudi Tak Serius Tanggapi Tawaran Perdamaian

“Dua setengah tahun lalu, kerajaan Saudi, dengan limpahan harta dan koalisi yang dimilikinya, bisa menyebut dirinya sanggup mengubah situasi strategis Timur Tengah. Di waktu itu, presiden negara terkuat dunia, yakni AS, mengunjungi Saudi dalam lawatan luar negeri pertamanya. Saat itu, swastanisasi perusahaan minyak Aramco disebut-sebut bisa mendatangkan devisa sebesar 2 trilyun dolar. Rencananya, dana ini akan diinvestasikan di bidang teknologi baru. Muhammad bin Salman (putra mahkota sekaligus menhan Saudi) mengklaim, dia punya segala yang diperlukan untuk menyeret pertempuran ke dalam wilayah Iran,”tulis Renaud Girard.

“Namun saat ini, situasi sudah tidak seperti dahulu. Kini kerajaan (Saudi) ibarat ‘orang sakit di Timur Tengah’. Tampaknya, Saudi dalam keadaan lemah, baik dari sisi militer, politik, atau diplomatik,”tandas Girard. (af/yjc)

Baca Juga:

Militer Yaman Akui Siap Lakoni Pertempuran Jangka Panjang dengan Saudi

Diduga Takut dengan Militer Yaman, Bin Salman Tunda Kunjungannya ke Najran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*