Sana’a,LiputanIslam.com—Pasukan koalisi Pimpinan Arab Saudi telah menutup jalur bantuan utama dari Hudaydah ke Ibu Kota Sana’a pada Sabtu (15/9). Penutupan itu dilakukan untuk menghalangi pergerakan kelompok Houthi Yaman yang telah berhasil menguasai kedua kota tersebut. Padahal, jalur ini adalah jalur utama yang juga digunakan untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Yaman yang tengah menderita kelaparan.

Seorang pejabat PBB khawatir jika penutupan akses ini terus dilakukan akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di negara itu.

Perundingan damai antara koalisi militer dengan kelompok Houthi Yaman telah gagal dilakukan. Kegagalan ini terjadi karena perwakilan kelompok Houthi tidak menghadiri perundingan tersebut.

Abdul Malik al-Houthi, pemimpin kelompok Houthi, menerangkan bahwa kelompok koalisi telah menghalangi utusan mereka untuk menghadiri perundingan. Sementara itu, Khaled al-Yamani, menlu pemerintah Yaman yang didukung koalisi membantah tudingan itu dan menyebut kelompok Houthi akan mensabotase perundingan.

Setelah perundingan itu gagal, pasukan koalisi pun kembali meneruskan gempuran militer ke Hudaydah, tanpa memperdulikan nasib jutaan rakyat Yaman, termasuk anak-anak yang menderita kelaparan akibat minusnya suplai bantuan yang mereka terima karena serangan tersebut. (fd/Independent)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*