Beirut,LiputanIslam.com-Dalam rangka peringatan kemenangan Hizbullah dalam Perang 33 Hari melawan Israel tahun 2006 lalu, sekjen kelompok perlawanan al-Nujaba Irak mengisahkan pertemuannya di masa itu dengan Sayyid Hasan Nasrullah (sekjen Hizbullah).

Akram al-Kaabi mengatakan, dalam perang itu para pejuang Hizbullah tengah berada dalam tekanan hebat, karena mayoritas negara-negara dunia mendukung Rezim Zionis.

Baca: Nasrallah: Saya Akan Shalat di Masjid Al-Aqsa

Menurut al-Kaabi, dari sisi fasilitas saat itu, Israel lebih berada di atas angin. “Musuh memiliki jet-jet tempur modern, serta disokong oleh AS dan negara-negara Eropa serta Arab. Di lain pihak, para pejuang Hizbullah terkepung di pegunungan dan padang. Sebab itu, banyak para pendukung Muqawamah di seluruh penjuru dunia yang mencemaskan kondisi Hizbullah,”kata al-Kaabi.

Namun, lanjutnya, Sayyid Nasrullah secara mendadak, dengan keyakinan yang melebihi sebuah prediksi, mengejutkan semua pihak dengan menyatakan Hizbullah pasti akan menang.

“Usai berakhirnya Perang 33 Hari, saya dan sejumlah pejuang mengunjungi Lebanon untuk menemui Sayyid Nasrullah sekaligus memberi ucapan selamat atas kemenangan gemilang Hizbullah. Di tengah perjalanan, terlintas sebuah pertanyaan di benak saya, dan saya putuskan untuk mengutarakannya begitu bertemu beliau. Pertanyaan itu adalah: kenapa beliau bisa begitu yakin akan menang dalam perang? Atas dasar apa beliau sampai kepada kesimpulan itu?”

“Saat bertemu Sayyid Nasrullah, saya segera mengajukan pertanyaan itu. Beliau menjawab,’Saat blokade kian ketat, saya menerima pesan dari pemimpin Revolusi Iran (Ayatullah Ali Khamenei). Saya diminta menghimbau para pejuang untuk membaca doa Jausyan Shaghir. Beliau (Ayatullah Khamenei) juga memastikan bahwa kelompok muqawamah akan menang di perang itu.’”

“Sayyid Nasrullah mengatakan,’Sudah terbukti bagi saya sebelum itu bahwa janji Ayatullah Khamenei pasti terwujud. Sebab itu, dengan bersandar pada janji beliau, saya menyatakan kemenangan Hizbullah di media dan mengabarkannya kepada semua pendukung Poros Muqawamah,’”pungkas al-Kaabi. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*