London,LiputanIslam.com-Mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair, dikabarkan menjadi konsultan untuk proyek modernisasi Muhammad bin Salman di negaranya.

Harian Sunday Telegraph dalam laporannya menulis, Institut Tony Blair menjalin kesepakatan senilai 9 juta poundsterling sebagai imbalan konsultasi untuk program reformasi Saudi hingga 2030 nanti.

Harian ini mengabarkan, institut tersebut telah menerima bayaran senilai 6, 7 juta dolar pada Januari lalu sebagai imbalan atas pekerjaan terkait Timur Tengah yang dilaksanakannya.

Menanggapi laporan ini, Institut Blair tidak memberikan penjelasan terkait “hadiah-hadiah dan nilainya.” Lembaga ini juga enggan membicarakan isi perbincangan antara Blair dan anggota keluarga kerajaan Saudi.

Juru bicara Institut Blair hanya mengatakan,”Kami bekerjasama untuk mendukung program reformasi Saudi.” Dia menambahkan, kerjasama ini mungkin akan disebutkan dalam laporan tahunan lembaganya.

Sebelum ini, Blair juga pernah menjalin kerjasama dengan klan Saudi. Dia menerima sejumlah uang atas peran mediator dan broker yang dijalankannya. Harian Sunday Times pada November 2014 melaporkan, Blair menerima bayaran 41 ribu pound per bulan dan dua persen komisi untuk kesepakatan rahasia minyak antara Saudi dan China. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*