Washington,LiputanIslam.com-Mengutip dari sumber-sumber diplomatik, situs al-Monitor membeberkan alasan utama dibatalkannya serangan AS ke Iran, menyusul ditembaknya nirawak mata-mata Paman Sam 20 Juni lalu.

Menurut media AS ini, Donald Trump membatalkan rencana serangan ke tiga titik di Iran usai menerima sejumlah pesan dari negara-negara sekitar Teluk Persia.

Sumber-sumber al-Monitor menyatakan, para pejabat senior intelijen di Teluk Persia, yang sepertinya adalah petinggi UEA dan Saudi, terburu-buru meminta agar Washington mencabut rencana serangan.

Baca: Zarif: Iran Akan Membuat Kejutan Jika AS Membuat Kejutan

Menurut mereka, negara-negara Teluk khawatir akan menjadi sasaran serangan balasan Iran, jika AS melancarkan serangan. Mereka tidak ingin menanggung konsekuensi berat hanya lantaran serangan ‘kecil’ AS ke Iran.

Sumber-sumber ini juga mengklaim, Rezim Zionis mengirim pesan serupa ke Gedung Putih. Pesan-pesan inilah yang akhirnya mendorong Trump membatalkan serangan.

Saat itu, Trump melalui Twitter mengklaim, dia membatalkan serangan ke Iran di menit-menit terakhir setelah diberitahu serangan itu akan menewaskan 150 orang Iran.

Sejumlah pihak, termasuk Leon Panetta (mantan menteri pertahanan AS), meragukan kebenaran klaim Trump tersebut.

“Jika hal ini benar-benar terjadi, berarti kami (AS) mengalami kondisi yang buruk. Saya tidak bisa membayangkan bahwa kemenhan AS menyusun rencana serangan ke titik-titik tertentu, tapi tidak memperkirakan angka korban dan kerugiannya,”kata Panetta saat diwawancarai majalah Jerman, Der Spiegel.

“Semestinya ini sudah ditentukan di awal pembicaraan. Jika hal ini tidak dibahas dan presiden baru diberitahu 10 menit sebelum serangan, berarti ada problem mengerikan dalam proses pengambilan keputusan Gedung Putih,”tandasnya. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Pamerkan Sistem Pertahanan Udara Baru Buatannya, Bavar “373”

Trump Klaim Dirinya Dipilih Tuhan untuk Hadapi Tiongkok

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*