Beirut,LiputanIslam.com-Harian berbahasa Inggris yang dicetak di Beirut menyatakan, kabar-kabar bohong merupakan “sisi gelap gelombang unjuk rasa di Lebanon.”

“Media-media sosial adalah bagian dari peranti utama yang digunakan warga yang ikut di unjuk rasa Lebanon yang dimulai sejak 17 Oktober. Namun, meski media sosial adalah sarana efektif dan komprehensif untuk mengorganisasi (massa), menyebarkan info, dan menjalin komunikasi, media sosial juga memicu banyak persoalan,”tulis Daily Star.

“Selain memublikasikan info resmi kepada warga tentang kejadian-kejadian aktual, komputer dan telepon genggam juga dibanjiri info-info yang sengaja diselewengkan,”lanjutnya.

Baca: Bashar Assad: ISIS akan Diproduksi lagi oleh AS Sesuai Kebutuhan

Menurut Daily Star, hoaks dalam beberapa hari terakhir memiliki beragam bentuk. Mulai dari foto, video, dan suara rekaman yang dimanipulasi, sampai klaim foto, dan video lama atau yang berkaitan dengan negara lain sebagai bagian dari insiden yang terjadi di jalanan Lebanon.

Sebagai contoh, tulis Daily Star, pada hari Rabu (30/10) ada pesan WhatsApp (WA) yang diklaim berasal dari istana kepresidenan. Pesan itu menyebutkan bahwa jaringan internet di seluruh Lebanon akan diputus mulai pukul 12.00 pada hari Kamis. Belakangan diketahui bahwa itu adalah hoaks.

Contoh lain, pada Rabu malam tersebar pesan melalui WA, bahwa kelompok Hizbullah dan Amal menuntut dari tentara Lebanon untuk membuka jalanan setelah tengah malam. Kedua kelompok ini mengancam, jika tuntutan mereka tidak dikabulkan, mereka akan membekukan aktivitas di seluruh Lebanon. Sejam kemudian seorang sumber dari Hizbullah memberitahu Daily Star bahwa itu kabar bohong.

Pada Rabu sore, sebuah pesan lain beredar yang menyatakan bahwa tentara Lebanon akna memberlakukan keadaan darurat mulai Kamis 31 Oktober.

Angkatan bersenjata Lebanon pada Rabu malam menepis isu ini dan meminta agar warga mengikuti berita terkait instansi ini melalui situs resminya. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*