Gaza,LiputanIslam.com-Juru bicara Hamas pada Senin malam (20/5) langsung menanggapi klaim Rezim Zionis terkait kesepakatan gencatan senjata. Fauzi Barhum membantah keras kabar yang tersiar tersebut.

“Kabar yang dipublikasikan media-media Israel soal gencatan senjata selama 6 bulan di Gaza tidak benar dan tak berdasar sama sekali,”tandas Barhum, dilansir oleh al-Mayadeen.

“Saya tegaskan, gencatan senjata antara kelompok muqawamah dan rezim penjajah bergantung pada komitmen mereka terhadap kesepahaman sebelum ini,”lanjutnya.

Statemen ini disampaikan jubir Hamas beberapa saat usai televisi Rezim Zionis menyiarkan klaim gencatan senjata itu.

Kelompok Jihad Islam Palestina juga menepis klaim Israel melalui statemennya. Sama seperti Hamas, Jihad Islam juga mensyaratkan gencatan senjata jika Israel melaksanakan isi kesepakatan yang telah dibuat.

Pada Sabtu pagi 4 Mei lalu, Israel menyerang sejumlah kawasan di Jalur Gaza. Agresi ini segera dibalas oleh kelompok pejuang Palestina dengan sejumlah roket. Aksi saling balas serangan ini tidak berhenti dan terus berlanjut.

Rezim Zionis kembali menyerang Gaza pada hari berikutnya (5 Mei), yang juga ditanggapi dengan serangan roket dan rudal Palestina. Akhirnya, gencatan senjata diadakan di Gaza dengan mediasi PBB, Qatar, dan Mesir. (af/alalam)

 

Baca:

Israel Tangkap Politisi Ini karena Kibarkan Bendera Palestina

Ini Motif Israel Meminta Gencatan Senjata dengan Hamas

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*