Washington,LiputanIslam.com-Gubernur negara bagian New Mexico menginstruksikan penarikan mundur Garda Nasional dari perbatasan Meksiko. Michelle Lujan Grisham juga membantah klaim Donald Trump tentang adanya krisis di perbatasan.

Dilansir dari Reuters, Grisham mengumumkan bahwa mayoritas dari 118 serdadu Garda Nasional telah ditarik dari negara bagian New Mexico. Grisham, yang berasal dari Partai Demokrat, juga mengolok-olok omongan Trump soal krisis imigrasi di perbatasan AS-Meksiko.

Garda Nasional AS ditempatkan pendahulu Grisham, Suzana Martinez, di sepanjang perbatasan AS-Meksiko pada tahun lalu. Martinez (yang berafiliasi ke Republik) melakukannya atas permintaan dari Trump.

Grisham menyatakan, sejumlah kecil dari serdadu Garda Nasional tetap dipertahankan di perbatasan. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan warga di dekat perbatasan serta para imigran yang hendak memasuki AS.

Pada kampanye pilpres 2016 lalu, Trump berjanji akan membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan biaya dari Meksiko. Namun pemerintah Meksiko menolak membiayai pembangunan tembok pemisah tersebut.

Kongres AS juga enggan memberikan anggaran 5,7 milyar dolar yang diajukan Trump untuk membangun tembok itu.

Perseteruan Kongres vs Trump terkait anggaran ini akhirnya berujung pada penutupan pemerintah federal AS selama 35 hari, yang tercatat sebagai rekor baru dalam sejarah Paman Sam. Dalam kurun waktu ini, sebanyak 800 ribu pegawai federal harus menganggur untuk sementara, atau bekerja tanpa gaji. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*