Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara angkatan bersenjata Yaman menyatakan, koalisi Saudi dalam kurun waktu 12 jam telah melancarkan lebih dari 30 serangan udara ke sejumlah provinsi Yaman.

“Dalam tempo 12 jam ini, jet-jet Saudi menyerang kawasan-kawasan di Saadah dan Hajjah, hingga menewaskan serta melukai warga sipil,”kata Yahya Saree dalam jumpa pers Senin (21/10).

Menurutnya, koalisi Saudi secara signifikan meningkatkan serangan ke front-front perbatasan Yaman. Meski demikian, milisi dukungan koalisi tidak sanggup merangsek maju.

Pada hari Senin kemarin, 5 anggota sebuah keluarga Yaman tewas setelah kendaraan mereka diserang jet di provinsi Saadah.

Baca: Presiden Lebanon: Aksi Demo Cerminkan Penderitaan Rakyat

Menurut laporan stasiun televisi al-Masirah, jet-jet agresor menyerang kendaraan itu saat sedang melaju di kota Kattaf. Akibatnya, lima penumpangnya tewas, termasuk seorang bocah dan wanita hamil.

Di hari yang sama, seorang warga sipil juga terbunuh akibat serangan udara ke daerah perbatasan Razih di Saadah.

Dalam pertempuran dengan tentara dan pejuang Yaman di perbatasan selatan Saudi, sejumlah serdadu koalisi dikabarkan tewas.

Berdasarkan kutipan al-Jazeera dari media-media Saudi, enam serdadu Saudi tewas menyusul kontak senjata dengan tentara Yaman dan Ansharullah.

Saat memulai agresi  pada Maret 2015 lalu, koalisi Saudi mengklaim akan menundukkan Yaman dalam tempo beberapa pekan saja. Kenyataannya, hingga tahun kelima dari agresi, Yaman bukan hanya tak bisa dikalahkan, namun justru semakin tangguh menghadapi koalisi Saudi. (af/alalam/fars)

Baca Juga: 

100 Kendaraan Lapis Baja AS Memasuki Irak dari Suriah

AS Penjarakan Ilmuwan Medis Iran Secara Ilegal

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*