Austrian girl beaten to death by ISISRaqqa, LiputanIslam.com — Samra Kesinovic, remaja usia 17 tahun dipukul hingga tewas oleh kelompok teroris transnasional Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Ia tengah mencoba melarikan diri dari Raqqa, wilayah yang sampai saat ini masih dikuasai oleh ISIS.

“Gadis itu tertangkap oleh teroris ISIS perempuan ketika hendak kabur. Ia akhirnya diserahkan kepada pimpinan dan dipukuli sampai tewas,” jelas sumber-sumber lokal, seperti dilansir Alalam (26/11/2015).

Kesinovic, adalah gadis Austria yang bergabung dengan ISIS tahun lalu bersama temannya Sabina Selimovic. Informasi lebih lanjut menyebutkan bahwa Selimovic sendiri sudah tewas awal tahun ini.

Ketika Kesinovic dan Selimovic memutuskan untuk bergabung ISIS, mereka telah meninggalkan surat kepada keluarganya, “Jangan mencari kami. Kami akan melayani Allah, dan kami rela mati untuk-Nya…”

Dari laporan Paris Match sebelumnya, Kesinovic setibanya di Suriah, ia menikah dengan anggota ISIS. Ia mengaku merasa bebas dan menikmati kehidupan barunya di Suriah dan bebas beribadah dengan cara yang tak bisa ia lakukan di Austria.

Jika Kesinovic benar-benar merasa betah hidup di Raqqa seperti klaim pada awalnya, lalu mengapa ia mencoba kabur sampai akhirnya tertangkap dan dieksekusi mati? (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL