Washington,LiputanIslam.com-Dilansir dari Sputnik, menlu AS memublikasikan dua foto satelit di akun Twitter-nya yang ia sebut sebagai bukti kebohongan Iran. Mike Pompeo mengklaim, foto-foto itu menunjukkan tanker Adrian Darya 1 (dahulu bernama Grace 1) sedang membongkar muatan minyaknya di Suriah.

“Minyak Adrian Darya 1 telah diturunkan di Suriah. Ini membuktikan bahwa Iran membohongi Inggris dan Gibraltar. Minyak ini akan digunakan (Bashar) Assad dan Iran. Anggota Uni Eropa harus mengecam tindakan ini dan melindungi hukum. Iran juga harus bertanggung jawab,”cuit Pompeo.

Baca: Media-media Israel Kompak Menghujat Trump

Menurut Sputnik, foto editan yang diposting Pompeo itu tampaknya adalah foto yang pertama kali dipublikasikan terkait aktivitas di sekitar tanker Adrian Darya 1.

Pekan lalu, Pompeo juga mengunggah foto satelit di akunnya dan mengklaim,”Jika Iran menyerahkan minyak kepada Suriah, apakah dunia akan bertanggung jawab?” Namun belakangan, situs Tanker Trackers (yang fotonya digunakan Pompeo) membantah klaim menlu AS itu. Situs itu menyatakan, fotonya telah dijadikan bahan hoax sehingga menurunkan kredibilitas situs.

“Tuan Pompeo, bukan ini yang kami katakan. Kami hanya mengatakan bahwa pemindahan minyak belum dikonfirmasi. Statemen Anda telah merusak kredibilitas kami, padahal kami adalah korporasi AS,”kata Tanker Trackers. Usai kejadian ini, situs tersebut lalu memblokir akses publik ke pelacakan Adrian Darya 1. (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*