Washington,LiputanIslam.com-Dilansir dari Reuters, AS memperingatkan para sekutunya terkait penggunaan produk-produk Huawei.

Washington mengklaim, penggunaan perangkat buatan Huawei memiliki risiko keamanan yang besar. AS menyampaikan peringatan keras kepada para sekutunya di Eropa.

Baca: John Bolton, Tumbal Trump Demi Iran?

Ajit Pai (ketua komisi komunikasi federal AS) juga meminta agar negara-negara Arab tidak menggunakan produk perusahaan asal Tiongkok itu. Peringatan ini disampaikan Pai dalam lawatannya ke Saudi, UEA, dan Bahrain pekan lalu.

Terkait peringatan kepada para sekutu AS ini, Robert Strayer (staf menlu AS untuk urusan siber dan hubungan internasional) mengatakan,”Kami menekankan pentingnya keamanan teknologi 5G dan prinsip-prinsip keamanan dalam pesan kami.”

Teknologi 5G telah memperluas gesekan antara Washington dan Beijing. Washington mengklaim, ada kemungkinan Beijing menyalahgunakan perusahaan Huawei demi tujuannya. AS menuduh Huawei bekerjasama dengan tentara dan biro intelijen Tiongkok. AS juga mengklaim bahwa perangkat buatan Huawei digunakan untuk spionase dan pengawasan ilegal. Semua tuduhan ini ditolak mentah-mentah oleh Tiongkok dan Huawei.

AS mengancam akan memutus hubungan intelijen dengan negara-negara yang menggunakan perangkat Huawei.

“Kami berpendapat, ketika koridor keamanan hendak dibuat, maka Huawei harus dihapus dari jaringan 5G,”kata Strayer kepada wartawan.

Di lain pihak, Kamal bin Ahmad Mohammed (menteri komunikasi Bahrain) pada bulan Maret lalu mengatakan kepada Reuters, Huawei masih menjaga standar negara-negara Arab, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. (af/alalam)

Baca Juga:

Tel Aviv Berperan dalam Penahanan Anggota Hamas di Saudi

Iran Sebut Retorika Kontroversial Netanyahu Hanya Kampanye Politik

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*