Washington,LiputanIslam.com-Ilhan Omar, anggota Muslim di Dewan Legislatif AS mengecam upaya-upaya propaganda untuk mencitrakan Rezim Zionis sebagai penganut demokrasi.

Omar adalah politikus AS keturunan Somalia yang terpilih dalam Dewan Perwakilan Minnesota sebagai anggota Partai Buruh-Petani-Demokrat dan lolos ke kongres pada 2016.

Saat diwawancarai Yahoo News, Omar mengatakan ia tertawa saat mendengar Israel sebagai simbol demokrasi di Timur Tengah.

Ketika ditanya bagaimana AS bisa mewujudkan perdamaian adil dan langgeng antara Palestina dan Israel, Omar menjawab,”Dengan bersikap setara di hadapan kedua belah pihak.”

“Menurut saya, hal paling membosankan adalah ketika kebijakan kita lebih mengunggulkan satu pihak atas selainnya. Kemudian, kita menutup-nutupinya dengan berbicara soal keadilan dan solusi dua negara,”lanjutnya.

Saat ditanya apa contoh untuk kasus yang ia sebutkan, Omar menjawab,”Maksud saya adalah hubungan kita (AS) dengan Israel. Saya tertawa saat melihat Israel membuat sebuah aturan tanpa memedulikan agama-agama lain dan menyebut dirinya sebagai ‘pemerintahan Yahudi,’ lalu kita masih menganggapnya sebagai bentuk demokrasi di Timur Tengah.”

“Saya tertawa karena tahu, jika kita melihat hal serupa di masyarakat lain, pasti kita akan mengkritiknya,”sindir Omar. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*