Riyadh,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Jazeera pada Jumat malam (5/10) mengabarkan bahwa Jamal Khashoggi kini berada di penjara Jeddah, Saudi.

Menurut jurnalis Inggris, Bill Law, Khashoggi segera dibawa ke Jeddah usai ditangkap di konsulat Saudi di Turki.

Meski pada pejabat Turki menyakini bahwa Khashoggi masih berada di konsulat Saudi di Istanbul, namun Saudi menyatakan, dia hanya berada sebentar di konsulat dan langsung keluar.

Muhammad bin Salman saat diwawancarai Bloomberg bahkan mempersilakan pejabat Turki untuk menggeledah konsulat Saudi di Istanbul.

“Ada kekhawatiran bahwa penulis Saudi ini ditangkap dan dibawa keluar dari Istanbul menggunakan mobil diplomatik untuk dipindahkan ke Saudi,”tulis Guardian.

Media-media melaporkan, Khashoggi beserta tunangannya pada Selasa (2/10) lalu mendatangi konsulat Saudi untuk urusan pernikahan mereka. Namun dia dikabarkan tidak keluar dari gedung konsulat.

Saudi mengklaim, Khashoggi sudah keluar dari konsulat dan diculik setelah itu. Namun pemerintah Turki menyatakan, dia masih berada dalam gedung konsulat.

Khashoggi adalah penulis Saudi yang sudah bertahun-tahun menetap di luar negeri. Dua pekan lalu, dia mengkritik hinaan Donald Trump kepada negara-negara Arab.

“Trump selalu mencuit bahwa dia melindungi negara-negara Arab dan kita harus membayar biayanya, agar perlindungan ini tetap berlanjut. Namun, pertanyaan yang terlintas di benak saya adalah: kita dilindungi presiden AS dari ancaman siapa?”cuit Khashoggi.

“Menurut saya, bahaya terbesar yang mengancam negara-negara Arab dan sumber-sumber minyak mereka adalah Trump sendiri. Sebab dia hanya melihat Arab sebagai sumur-sumur minyak,”lanjutnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*