Sumber: Okezone

LiputanIslam.com — Zat-zat berbahaya dalam udara yang tercemar memasuki tubuh melalui paru-paru dan memengaruhi kesehatan organ manusia.

Plasenta
Minggu ini para ilmuwan telah menemukan bahwa partikel polusi udara dapat masuk dan mempengaruhi janin dari jaringan plasenta. Penemuan ini dapat menjelaskan hubungan antara peningkatan keguguran dan kelahiran prematur dari paparan udara kotor.

Otak
Pada 2016 lalu, para ilmuwan Inggris menemukan jumlah nanopartikel beracun yang banyak dari polusi udara di otak manusia . Studi sebelumnya telah menemukan partikel-partikel ini terkait dengan penyakit Alzheimer.

Jantung
Sebuah studi tahun 2019 juga menemukan bahwa terdapat partikel polusi udara di jaringan otot jantung penduduk kota. Mereka berada di dalam mitokondria, yang rusak dan tampak tidak normal. Mitokondria adalah sumber energi manusia, yang memastikan jantung manusia dapat memompa secara efektif.

Hati
Hati merupakan organ yang sangat beresiko dari paparan polusi udara karena perannya dalam membersihkan darah. Sebuah studi oleh Wayne State University, Michigan, yang menggunakan model hewan, menemukan bahwa paparan partikel polusi udara dapat menyebabkan fibrosis hati. Dan sebuah penelitian University of Southern California menemukan bahwa pasien yang didiagnosis kanker hati yang tinggal di daerah perkotaan memiliki peluang hidup yang lebih rendah karena banyaknya paparan polusi udara di daerah perkotaan.

Organ lain
Awal tahun ini, penelitian global yang komprehensif menyimpulkan bahwa polusi udara dapat merusak setiap organ dalam tubuh manusia. Ini merupakan kesimpulan dari 70.000 makalah ilmiah. Kesimpulannya menunjukkan bahwa hal itu mempengaruhi kesehatan manusia.

Baca juga: Polusi Udara Dapat Merusak Organ Tubuh

Partikel ultrafine melewati [paru-paru], siap diambil oleh sel, dan dibawa melalui aliran darah untuk mengekspos hampir semua sel dalam tubuh. (Ay/Guardian)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*