Yerusalem, LiputanIslam.com–Jurnalis Abby Martin mewawancarai warga Israel di jalanan Yerusalem. Dalam beberapa wawancara langsung, ia menemukan komentar-komentar miring yang memperlihatkan kebencian kaum Yahudi kepada Arab dan Palestina.

Abby berbicara dengan orang dari berbagai latar belakang dan umur. Untuk anak-anak yang tumbuh besar di Israel, mereka menjadi target cuci otak  bahwa Israel adalah pemilik sah tanah Palestina dan “yang lain” harus diusir. Sementara imigran Yahudi biasanya tidak terkena doktrinisasi yang sama sejak usia muda, namun komentar dalam wawancara Abby terdengar sama persis dengan warga lainnya.

Jurnalis dari media Telesur itu mendatangi para warga Yahudi Israel di Zion Square. Ironisnya, ketika pemerintah Israel berencana mengubah nama area itu menjadi Tolerance Square, orang-orang yang berkumpul di area itu  tidak terlihat toleran sama sekali.

Komentar seperti “Islam adalah penyakit berbahaya” dan “usir orang Arab” terdengar biasa. Banyak warga Israel secara percaya diri mengatakan bahwa “teroris Arab” harus dibunuh, termasuk dengan cara mengebom mereka. Seorang perempuan muda dengan mudahnya mengatakan “Arab harus dibunuh” sambil tertawa.

Sejumlah orang yang ditemui Abby di area itu adalah orang Amerika yang pindah ke Israel bertahun-tahun lalu. Beberapa diantaranya datang ke Israel selama beberapa bulan saja untuk mempelajari militer dan kembali ke negara mereka.

Abby juga mewawancarai aktivis HAM keturunan Israel, Ronnie Barkan. Barkan mengatakan, identitas Israel bergantung kepada penolakan identitas Palestina. Karena itu, eksistensi kaum Palestina sendiri adalah aksi perlawanan, maka Israel mencoba melawan eksistensi dan budaya itu dengan menjajah dan menindas.

Selama bergenerasi-generasi yang lalu, suku pribumi Palestina dipaksa meninggalkan tanah mereka. Pembersihan etnis ini tidak pernah selesai dan masih berlanjut hingga hari ini. Berbagai komunitas internasional telah menyepakati bahwa tindakan pengusiran ini adalah tindakan rasis dan apartheid yang melanggar aturan internasional.

Berikut adalah video lengkap wawancara Abby Martin dengan warga Israel:

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL