Tepi Barat, LiputanIslam.com–Organisasi HAM Israel B’Tselem merilis sebuah rekaman yang memperlihatkan tentara Israel menangkap dua anak kecil Palestina di kora Hebron, Tepi Barat.

Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 September sekitar jam 7:30 pagi. Sejumlah tentara petugas di perbatasan menangkap dua anak lelaki Palestina bernama Q.R. (13 tahun) dan ‘A.H. (8 tahun).

Kedua anak ini ditangkap ketika tengah berjalan menuju sekolah mereka di jalan a-Sahla Street. Menurut laporan dari petugas Israel, kedua anak tersebut “melempar batu ke pos pemeriksaan 160”.

Setelah menangkap Q.R. dan ‘A.H. dengan kasar, mereka membawa kedua anak ini ke Pos Pemeriksaan Pharmacy, yang letaknya 50 meter dari sekolah.

“Di sana, mereka dipaksa duduk dan dilarang menemui saudara mereka yang datang ke pos pemeriksaan,“ lapor B’Tselem. Setelah ditahan sekitar satu setengah jam, mereka dibawa ke kantor polisi.

Dua jam berikutnya, ‘A.H. diizinkan pulang dengan ibunya, sementara “Q.R. dibawa ke kantor polisi di Kiryat Arba [pemukiman ilegal Yahudi], di mana ia diinterogasi selama setengah jam, dan kemudian diizinkan pulang dengan ayahnya.” (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*