Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyapa pendukungnya di Caracas, Venezuela, 20 Mei 2019. (Photo by Reuters)

Caracas, LiputanIslam.com—Pemerintah Venezuela menuding AS mempraktikkan “terorisme ekonomi” terhadap negara mereka karena telah dengan memerintahkan pembekuan seluruh aset pemerintah Venezuela yang berada di Amerika.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (6/8) kemarin, kemenlu Venezuela mengecam keras langkah AS ini dengan menyebutnya “agresi serius oleh pemerintah [Presiden AS Donald] Trump melalui terorisme ekonomi yang sewenang-wenang terhadap rakyat Venezuela.”

Pada hari Senin (5/8), Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk memblokir semua properti pemerintah Venezuela yang berada di AS serta melarang transaksi dengan negara Amerika Latin itu.

Saa itu, rakyat Venezuela menderita defisit kebutuhan dasar di bawah sanksi AS. Menurut statistik PBB, seperempat dari 30 juta populasi negara itu memerlukan bantuan kemanusiaan.

Menurut kemenlu Venezuela, pembekuan aset ini merupakan upaya Washington untuk menggagalkan perundingan krisis politik antara pemerintah Caracas dan oposisi. Washington disebut “berkomitmen terhadap kegagalan dialog politik” karena “mereka takut akan hasil dan manfaatnya.”

Pemerintah Venezuela pun menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan eskalasi agresi ini mempengaruhi dialog. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*