Washington, LiputanIslam.com–Pentagon untuk pertama kalinya memasang sistem misil paling canggihnya untuk Israel, dan menyebutnya sebagai bentuk “komitmen” AS atas keamanan Israel.

Komando Eropa AS (EUCOM) menyatakan pada hari Senin (3/3) bahwa pemasangan sistem misil bernama THAAD itu diperintahkan Menteri Pertahanan sementara, Patrick Shanahan, pada Maret tahun lalu. Pemasangan itu ditujukan sebagai “demonstrasi komitmen berkelanjutan AS untuk keamanan regional Israel.”

EUCOM menambahkan, sejumlah pasukan militer AS akan ditempatkan di beberapa lokasi selama penempatan THAAD.

“THAAD adalah sistem pertahanan udara dan rudal terintegrasi yang paling canggih di dunia, dan latihan kesiapan pemasangan [sistem] ini menunjukkan bahwa pasukan AS gesit, dapat merespon dengan cepat dan tak terduga terhadap ancaman di mana saja, kapan saja,” jelas EUCOM.

THAAD merupakan sistem pertahanan rudal berbasis darat yang dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik jarak pendek dan menengah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik kedatangan THAAD dan mengatakan pemasangan itu adalah “bukti” lain dari komitmen AS terhadap Tel Aviv.

“Sistem THAAD Amerika termasuk salah satu sistem paling maju di dunia, dan bersama-sama dengan sistem pertahanan kita, kita akan lebih kuat dalam menghadapi ancaman, dekat atau jauh, yang berasal dari semua area di Timur Tengah,” tegasnya.

Selain Israel, AS juga sudah menyuplai sistem misil ini ke Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*