Istanbul, LiputanIslam.com—Turki selama beberapa bulan terakhir menghadapi kerumitan akibat kembalinya orang-orang eks-ISIS ke negara. Tidak hanya itu, Turki juga harus mengurus anak-anak anggota ISIS.

Dua warga Rusia bernama Rashid Enikeev dan Elana Rakhmanova pada 12/10 ditangkap di Turki. Menurut laporan Sputnik, keduanya bersama lima orang lainnya yang dicurigai sebagai anggota ISIS telah ditangkap aparat Turki dan saat ini Kedutaan Rusia di Ankara sedang mengikuti perkembangannya.

Rashid Enikeev juga merupakan buruan Interpol atas tuduhan terorisme, termasuk pengiriman illegal para janda militan dari Suriah ke Turki.

Sebelumnya, Anadolu Agency melaporkan, ada 17 anak anggota ISIS yang dibawa kembali ke Turki, termasuk seorang anak di bawah usia 3 tahun. Mereka sebelumnya ditampung di rumah yatim piatu di kawasan Salhiya, Baghdad (10/10).

Menurut catatan statistik, sekitar 2200 warga Turki bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah; dan hanya 600 di antara mereka yang pulang ke Turki.

Pada bulan Juli lalu, Turki menangkap anak perempuan pejabat tinggi Chechen atas tuduhan terlibat ISIS. Menurut laporan Daily Sabah, perempuan itu adalah anak Asu Dudurkayev, mantan Direktur Kantor Migrasi Federal di Chechnya, yang juga merupakan istri Abu Omar al-Shishani, seorang komandan senior ISIS.

Anak Dudurkayev itu ditangkap oleh aparat Turki bersama empat orang lainnya di Istanbul. Sementara itu, Asu Dudurkayev telah ditangkap oleh pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov pada November 2013 atas keterkaitan anak perempuannya dengan terorisme di Suriah. (dw)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*