Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump menolak tuntutan penghentian penjualan senjata negaranya ke Arab Saudi atas kasus dugaan pembunuhan Jamal Khashoggi. Menurutnya, tindakan itu sama saja dengan “menghukum diri sendiri”.

“Saya pikir kita sama saja menghukum diri sendiri jika kita melakukan itu,” katanya kepada wartawan pada Sabtu (13/10/18) di Gedung Putih.

“Ada hal lain yang sangat, sangat kuat yang bisa kita lakuka kepada mereka,” lanjutnya.

Khashoggi merupakan seorang warga AS pengkritik keras Pangeran Saudi Mohammad bin Salman. Ia hilang pada 2 Oktober setelah mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pemerintah Turki meyakini bahwa Khashoggi dibunuh di dalam kantor konsulat itu oleh orang Saudi.

Akibat peristiwa ini, Trump yang menjalin hubungan dekat dengan Saudi, ditekan dari dalam dan luar negeri untuk menghukum Riyadh jika investigasi menemukan rezim itu membunuh Khashoggi.

Trump tidak menyebutkan langkah apa yang akan dilakukan pemerintahannya kepada Saudi, tapi dia menegaskan bahwa pembatalan perjanjian senjata tidak masuk daftar.

Dia pun membela perjanjian senjata senilai $110 miliar dengan Riyadh yang diumumkan pada tahun lalu. Ia bersikeras bahwa perjanjian itu mengamankan 450.000 pekerjaan di dalam AS.

“Jika mereka tidak membeli dari kita, mereka akan membelinya di Rusia atau Cina,” kata sang presiden.

“Pikirkan itu, jika $110 miliar diberikan ke negara lain, saya pikir itu sangat bodoh,” imbuhnya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*