Presiden AS, Donald Trump. Sumber: Presstv

Washington,LiputanIslam.com—Usai Presiden Erdogan menghentikan operasi militer ke Suriah utara secara permanen, Donald Trump akhirnya mencabut sanksi ekonomi terhadap Turki.

Pada Rabu (23/10) kemarin, Washington dan sekutu Suriahnya, Kurdi, secara resmi telah menyerahkan kendali wilayah Suriah utara kepada Turki dan Rusia. Trump mengklaim, para pejuang Kurdi merasa puas atas putusannya tersebut.

Trump menyebut dirinya telah berbicara dengan pimpinan Kurdi, komandan jenderal Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Menurut kesaksian Trump, jenderal Kurdi justru sangat berterima kasih dengan putusan itu.

Trump menilai, keputusannya menarik pasukan AS keluar dari Suriah adalah tindakan yang benar. “Biarkan orang lain saja yang bertempur di Suriah,” ujar Trump.

“Kami telah menghabiskan dana $8 triliun untuk perang Timur tengah dan tidak pernah ingin memenangkan perang itu,” klaim Trump.

“Setelah semua uang itu habis dan semua nyawa hilang, para pria dan wanita terluka, Timur Tengah masih belum membaik seperti sebelum konflik dimulai,” tambahnya.

Pada 6 Oktober lalu, Presiden Trump memutuskan untuk menarik militernya dari Suriah timur laut, hingga membuka jalan bagi militer Turki untuk menyerbu wilayah itu.

Tiga hari usai putusan itu ditetapkan, Turki mulai menjalan operasi militer ke wilayah itu untuk menyingkirkan para pejuang Kurdi yang oleh Turki dianggap sebagai kelompok teroris, perpanjangan tangan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Turki.

Beberapa hari usai berlangsungnya operasi militer Turki, Presiden Erdogan membuat kesepakatan dengan wakil Presiden AS, Mike Pence, untuk menghentikan operasi militer ke Suriah selama 120 jam (lima hari). Erdogan menekankan, dalam waktu lima hari itu, para pejuang Kurdi harus meninggalkan wilayah perbatasan sejauh 20 mil (30 km).

Baca: Assad, Turki Agresor dan Perampok

Namun, usai bertemu Vladimir Putin di Sochi-Rusia, Erdogan memutuskan untuk menghentikan operasi militernya ke Suriah secara permanen. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*