Washington, LiputanIslam.cm—Presiden AS Donald Trump mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin lebih memilih Hillary Clinton sebagai presiden AS.

“Jika Hillary dulu menang, militer  kita akan hancur. Energi kita akan jauh lebih mahal. Itulah yang tak disukai Putin dari saya,” kata Trump dalam wawancara dengan Christian Broadcasting Network (CBN) pada Rabu (12/7/17).

Trump dan Putin baru saja melakukan pertemuan dalam forum G20 di Hamburg, Jerman. Salah satu topik percakapan antara kedua pemimpin ini adalah mengenai gencatan senjata di Suriah.

“Dalam isu Suriah kita bisa bekerjasama melakukan gencatan senjata… dan ada banyak kasus di mana bekerjasama menjadi hal yang positif. Namun… terkadang kita tak bisa bersatu dalam beberapa hal.” ujar Trump setelah pertemuan tersebut.

Komentar ini diucapkannya setelah FBI dan komite Kongres AS menggelar investigasi atas dugaan persekongkolan antara pemerintah Rusia dan tim kampanye Trump dalam pemilu presiden 2016 lalu.

Sejak pemilu tersebut, Trump telah has mengadopsi sikap positif terhadap Rusia dan pemimpinnya. Dalam wawancara, ia menegaskan bahwa gencatan senjata di Suriah adalah manifestasi penempaan hubungan yang lebih baik dengan Moscow. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL