Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia akan terus mempertahankan militer negaranya di Timur Tengah untuk memastikan keamanan Israel.

“Kami telah mencapai titik di mana kami tidak perlu lagi bertahan di Timur Tengah. Satu alasan untuk bertahan adalah Israel,” ucapnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Washington Post pada Rabu (28/11/18).

Ia menjelaskan bahwa minyak bukan lagi menjadi alasan untuk bertahan di Timur Tengah. Sebab, harga minyak yang menurun telah membuat AS mengurangi ketergantungan kepada Arab Saudi.

“Minyak tidak lagi menjadi alasan karena kami sudah bisa memproduksi lebih banyak minyak daripada sebelumnya. Jadi, Anda tahu, tiba-tiba kami sampai pada titik di mana tidak lagi harus bertahan di sana,” jelasnya.

Pekan lalu, Trump sempat mengatakan bahwa AS akan “tetap menjadi mitra setia Arab Saudi untuk memastikan kepentingan negara kami, Israel, dan semua mitra lainnya di kawasan ini.”

Dia menekankan bahwa stabilitas Arab Saudi telah menguntungkan Israel, di mana “Israel akan berada dalam masalah besar tanpa Arab Saudi.”

“Jadi apa artinya itu, Israel akan mundur? Anda ingin Israel mundur? Kami punya sekutu yang sangat kuat di Arab Saudi,” tegasnya.

Presiden ke-45 AS itu juga memuji Saudi karena membantu menjaga harga minyak rendah.

Komentar ini muncul setelah sang presiden dikritik keras karena tidak mau menghukum Saudi atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Ia juga dituding telah mengabaikan hak asasi manusia dan meloloskan Arab Saudi atas alasan ekonomi dan pengaruhnya di pasar minyak dunia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*