trumpnetanyahuBethlehem, LiputanIslam.com– Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennett menyatakan bahwa “era negara Palestina berakhir” segera setelah kemenangan mengejutkan Trump sebagai presiden AS. Menlu Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya pernah  menyebut Trump sebagai “teman sejati Israel.”

“Kemenangan Trump adalah kesempatan untuk Israel untuk mencabut gagasan ‘negara Palestina’ … yang hanya menyebabkan rusaknya keamanan kita,” kata Bennett.

“Inilah posisi presiden terpilih … Era negara Palestina [akan segera] berakhir.” lanjutnya.

Di pembukaan sesi pertemuan pada Rabu lalu, anggota parlemen Israel Yuli-Yoel Edelstein mengucapkan selamat kepada Trump atas kemenangannya di pemilihan presiden AS.

“Kami percaya pertemanan dan aliansi antara Amerika Serikat dan Israel akan kuat di bawah kepemimpinan Mr. Trump,” kata Edelstein.

Kelompok gerakan perlawanan Palestina, Hamas, merespon kemenangan Trump bahwa mereka tidak berekspektasi adanya perubahan dalam kebijakan AS di bawah kepemimpinan siapapun.

“Rakyat Palestina tidak berekspektasi adanya perubahan positif dalam pergantian presiden AS, karena kebijakan AS terhadap isu Palestina adalah kebijakan yang konsisten [pro-Israel],” kata juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri.

“Meskipun begitu, kami berharap Presiden Trump akan mengevaluasi kembali kebijakan ini dan menyeimbangkannya dengan isu Palestina.” lanjutnya. (ra/mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL