Washington, LiputanIslam.com–Seorang mantan asisten Presiden AS Donald Trump membocorkan kepada publik tentang watak asli bosnya di Gedung Putih. Menurutnya, Trump “tidak tulus” dalam upaya membantu warga Afrika-Amerika, dan dia ingin memulai “sebuah perang rasial”.

“Banyak kita korbankan sekarang ini,” kata sang asisten, Manigault Newman, dalam wawancara kepada MSNBC pada Minggu (19/8/18), ketika berbicara tentang upaya Trump dalam menggalang dukungan dari penduduk Afrika-Amerika.

“Saya percaya dia ingin memulai perang rasial di negeri ini,” imbuhnya.

Omarosa merupakan selebriti yang namanya mencuat lewat program TV populer milik Trump, The Apprentice. Setelah Trump menjadi presiden, ia menduduki jabatan tinggi di Gedung Putih sebagai direktur komunikasi.

Namun, pada Desember tahun lalu, hubungan Omarosa dan Trump memburuk hingga Ketua Pegawai Gedung Putih John Kelley memecatnya.

Omarosa pun menjauhkan diri dari politik selama beberapa bulan dan kembali dengan sebuah buku yang membocorkan watak asli Trump, terutama masalah rasisme.

Dalam sejumlah wawancara promosi bukunya yang berjudul “Unhinged: An Insider’s Account of the Trump White House”, Omarosa blak-blakan menyebut Trump “rasis”. Ia pun mengaku menyimpan sejumlah rekaman audio dan video di mana Trump menyebutkan bahasa tidak senonoh tentang kaum Afrika-Amerika.

“Setiap kali dia bermasalah dengan komunitas [Afrika-Amerika], saya ada di sana,” katanya. “Satu hal yang saya sadari ketika saya di sana bahwa dia tidak tulus atas komitmennya akan perbedaan.”

Lewat Twitter, Trump pun menyerang Omarosa dengan menyebutnya seorang “hina” dan “anjing”. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*