Washington, LiputanIslam.com—Presiden AS Donald Trump akhirnya mengakui bahwa penasehat kebijakan luar negerinya ingin menjatuhkan Amerika ke dalam perang-perang internasional.

Di dalam wawancara dengan siaran Meet the Press pada Minggu (23/6), pembawa acara Chuck Todd menanyakan Trump apakah ia “didorong ke dalam aksi militer terhadap Iran” oleh para penasehatnya. Pertanyaan itu diperkirakan mengarah ke Penasehat Keamanan Nasional, John Bolton.

“Saya punya dua kelompok [penasehat]. Saya punya merpati dan saya punya elang,” jawab Trump. Menurut terjemahan Google, merpati (dove) diartikan sebagai orang yang mendukung kebijakan luar negeri yang damai. Sebaliknya, elang (hawk) diartikan sebagai orang yang mendorong kebijakan agresif seperti perang terhadap negara lain.

“John Bolton tentu saja seorang hawk. Jika semua [kebijakan] bergantung kepadanya, dia akan mendorong peperangan terhadap seluruh dunia dalam satu waktu, oke?”

Trump kemudian menepis kekhawatiran tentang pengaruh Bolton. “Itu tidak masalah karena saya ingin kedua belah pihak,” imbuhnya.

Presiden AS ke-45 itu kemudian memaparkan catatan masa lalunya yang memperlihatkan bahwa ia ‘pecinta perdamaian’. Ia menceritakan bagaimana ia menentang invasi Irak pada tahun 2003, dan kini ia memutuskan untuk membatalkan serangan terhadap Iran. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*