London, LiputanIslam.com–Tommy Robinson, seorang tokoh besar Islamofobia dan aktivis anti-pengungsi di Inggris, akan segera dibebaskan dari penjara.

Media Inggris melaporkan bahwa Robinson, yang merupakan pendiri English Defence League (EDL), akan dibebaskan dari penjara Onley setelah melewati masa hukuman 13 bulan.

Pembebasan Robinson dilakukan di tengah kemarahan publik atas perannya dalam memicu sentimen anti-Muslim dan anti-pengungsi di Inggris. Dia dikenal karena menggelar demo melawan penyebaran Islam di London pada 2013 dan disebut sebagai seorang “rasis sayap-kanan yang jahat.”

Terdapat sejumlah laporan bahwa pembebasan Robinson didorong oleh orang-orang dekat Presiden AS Donald Trump, termasuk mantan penasehat Steve Bannon.

Dalam sebuah wawancara dengan radio LBC London pada bulan lalu, Bannon sempat memberikan pembelaan kepada Robinson dan menyebutnya sebagai “tulang belakang” Inggris.

Kelompok EDL yang didirikan Robinson merupakan kelompok fasis Inggris yang gemar mempromosikan Islamofobia. Kelompok ini menerima serangkaian dugaan kejahatan seperti penyerangan, penipuan, dan kepemilikan obat-obatan terlarang. Robinson sendiri telah dihukum beberapa kali di AS atas tuduhan menggunakan paspor orang lain dan memiliki obat-obatan terlarang.

Para pendukung Trump yang merupakan kelompok supremasi kulit putih, bahkan mau membayar untuk membela Robinson dan melakukan protes kepada Forum Timur Tengah di AS. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*