LiputanIslam.com – Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Verry Surya Hendrawan menilai pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto dapat menguatkan kembali persatuan rakyat yang sebelumnya retak dan terpetak-petakan akibat beda pilihan capres-cawapres dalam pemilu 2019.

Pertemuan yang dilaksanakan di Stasiun MRT Lebak Bulus tersebut dapat menepis isu-isu liar yang menyebutkan bahwa kedua tokoh tersebut sulit untuk bertemu.

“Kedua tokoh itu sesungguhnya memiliki jiwa kenegarawanan, tapi pertemuan keduanya terkendala adanya isu-isu liar,” kata Verry.

Pertemuan yang diakhiri dengan makan bersama di sebuah restoran di FX Plaza Sudirman, Jakarta, tersebut menegaskan tidak ada lagi cebong dan kampret, yang ada adalah seluruh masyarakat bersatu dalam Merah Putih dan Garuda Pancasila seperti yang disampaikan oleh Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Menanggapi pertemuan tersebut, Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai, genius pihak yang memilih lokasi tersebut.

Baca juga: TKN dan BPN Siap Terima Apapun Putusan MK

“Strategi pengambilan tempat ini menurut saya agak genius. Ini surprise, lah. Orang tidak menyangka momen seperti itu di atas MRT,” kata Hamdi.

Presiden Jokowi sebelumnya mengungkapkan, ia yang memilih MRT sebagai lokasi pertemuan. Sebab, ia tahu persis bahwa Prabowo belum pernah menjajal moda transportasi baru Ibu Kota itu.

“Alhamdulilah pada pagi hari ini kita bisa bertemu dan mencoba MRT, karena saya tahu pak prabowo belun pernah coba MRT,” kata Jokowi dalam pertemuan. (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*