LiputanIslam.com-Terkait pernyataan Ustaz Abdus Somad (UAS) yang menyinggung simbol salib agama katolik, Romo Benny memberikan saran agar pemuka agama dapat mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan ketenangan dan ketentraman, bukan sebaliknya. Ia pun meminta umat katolik untuk memaafkan UAS.

“Umat Katolik tidak perlu risau dan reaktif terhadap viralnya video tersebut. Ini saatnya kami menerapkan ajaran Kristus, yakni belas kasih, mengampuni sesama,” kata Romo Benny di Jakarta, Minggu (18/8).

Untuk meredam potensi ketegangan antarumat beragama akibat pernyataan Abdul Somad tersebut, Romo Benny memandang perlu ada pernyataan maaf dari ustaz lulusan Universitas Al-Azhar Mesir itu.

Baca juga: MUI Imbau Penceramah Sampaikan Kebenaran Bukan Hoaks

“Sebaiknya dia punya iktikad baik untuk klarifikasi. Kalau mau minta maaf, itu lebih baik lagi. Selain itu, perlu pemuka agama lain untuk memberikan pernyataan yang dapat menenangkan situasi ini,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar potongan video ceramah Abdul Somad yang mengatakan bahwa dalam hukum Islam salib adalah tempat bersarangnya jin kafir. Somad mengatakan hal itu untuk menanggapi pertanyaan salah satu anggota jemaahnya yang menggigil hatinya ketika melihat salib.

Romo pun menambahkan bahwa polemik terkait dengan pernyataan UAS harus segera dihentikan supaya tidak menimbulkan perpecahan antarumat beragama di Indonesia. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*