Sumber: LINE Today

Jakarta, LiputanIslam.com — Terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang belum selesai juga, Presiden Jokowi akan minta Kapolri baru untuk melanjutkan penyelidikan.

“Mengenai kasus yang ditanyakan tadi, saya kira akan saya kejar pada Kapolri yang baru agar bisa diselesaikan,” kata Presiden Joko Widodo saat diskusi bersama wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (24/10).

Presiden mengakui ada perkembangan dalam pengusutan kasus tersebut.

“Saya sudah sudah melihat laporan kemarin sebelum saya angkat menjadi Mendagri kepada Pak Tito, saya kira ada perkembangan yang sangat baik yang akan segera diteruskan Kapolri baru,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi sudah mengusulkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis sebagai Kapolri pengganti Tito Karnavian.

Ia pun berjanji akan mengumumkan hasil penyelidikan jika sudah benar-benar selesai karena kasus tersebut merupakan kasus yang tidak mudah.

Baca juga: Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan, KMS Desak Presiden Bentuk TPF Baru

Sementara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap menunggu hasil kerja dari tim teknis yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian guna mengungkap pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

“Terkait upaya penanganan perkara penyerangan terhadap Novel Baswedan, saya kira Presiden kan sudah menyampaikan dan memberikan waktu tiga bulan pada saat itu. Nanti kita tunggu saja,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/10).

Hal tersebut dikatakannya sebagai respons atas rapat paripurna DPR RI yang menyutujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberhentikan Tito dari jabatan Kapolri. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*