Sumber: Liputan6

Jakarta, LiputanIslam.com — Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa Polri masih akan memproses surat pemberitahuan kegiatan Reuni 212 terlebih dahulu yang rencananya akan diadakan pada 2 Desember mendatang. Untuk dapat mengeluarkan izin maka ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

Menurutnya, Polri akan meminta Polrestro Jakarta Pusat untuk memberikan rekomendasi karena lokasi pelaksanaan kegiatan berada di wilayah tersebut.

“Mabes Polri meminta rekomendasi mulai dari tingkat Polrestro Jakpus karena lokasi (kegiatan akan diadakan) di sana,” tutur Argo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/11).

Setelah ada rekomendasi dari Polrestro Jakarta Pusat, selanjutnya akan diproses oleh Polda Metro Jaya, lalu berikutnya kembali ke Baintelkam Polri. Pemberitahuan resmi hanya akan dikeluarkan oleh Baintelkam Polri.

“Dari Intelkam nanti yang akan mengeluarkan pemberitahuannya,” katanya.

Sementara, Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan pesan kepada kelompok 212 yang bakal menggelar reuni akbar di Monas, Jakarta, 2 Desember 2019, agar melaksanakan secara tertib.

Baca juga: Terkait Izin FPI, Mendagri Tito Akan Rundingkan Dulu Dengan Menkopolhukam

“Enggak apa-apa (melaksanakan reuni 212). Tetapi, harus tertib, damai. Itu penting, menyejukkan,” katanya, di Jakarta, Senin (25/11).

Ryamizard juga meminta reuni akbar 212 tidak menjadi momentum provokasi.

Ia meminta kepada siapa pun agar jangan sampai ada orasi yang disampaikan yang nantinya justru membuat situasi keamanan nasional menjadi gaduh.

“Orasinya kebangsaan saja. Kita menarik simpati bangsa ini. Tunjukkan bahwa inilah 212 yang tertib dan damai,” ucap purnawirawan jenderal bintang empat itu berharap. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*