Sumber: Kompas

Medan, LiputanIslam.com — Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sumatera Utara telah menetapkan 30 orang sebagai tersangka terkait dengan kasus bom bunuh diri di Markas Komando Polres Kota Besar (Polrestabes) Medan.

“Jadi, sampai Selasa (19/11) sekira pukul 14.30 WIB, total tersangka sudah 30 orang,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Selasa (19/11).

Ia menambahkan, dalam penangkapan tersangka itu belum diketahui barang bukti karena ditangani Tim Densus 88 Mabes Polri.

“Kemungkinan jumlah tersangka, bisa saja akan bertambah karena Tim Densus 88 bekerja sama dengan Polda Sumut terus melakukan pengembangan,” kata mantan Wakapolrestabes Medan itu.

Sementara, Kapolda Sumut Irjen Pol. Agus Andrianto mengatakan para tersangka bom bunuh diri ini berbaiat kepada ISIS.

Menurutnya, mereka ingin menunjukkan eksistensinya setelah kematian pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi yang diganti pimpinan baru.

“Mereka ini berbaiat kepada ISIS, baik Abu Bakar maupun penggantinya. Pascaminggalnya Abu Bakar ini mereka juga ingin menunjukkan eksistensi mereka,” katanya.

Baca juga: Terkait Ledakan Kejari Pare-Pare, Polisi Periksa Tiga Saksi

Lebih lanjut kata Agus, kelompok tersangka ini bergerak melalui media sosial dan kelompok-kelompok pengajian ekslusif.

Agus mengaku, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan monitor terkait kegiatan yang dilakukan kelompok tersebut.

“Selagi mereka tidak melakukan hal-hal yang membahayakan dan belum melakukan aksi kan kita tidak bisa melakukan apa-apa. Setelah mereka melakukan aksi, kita lakukan pendalaman, ternyata kelompok jaringan ini seperti itu,” ungkapnya. (Ay/Antara)
DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*