Sumber: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com — Terkait ambulans milik DPC Partai Gerindra Tasikmaya yang terbukti membawa batu saat demo yang berakhir ricuh pada 21-22 Mei lalu, Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis tiga bulan penjara kepada lima terdakwa.

“Mengadili, menyatakan para terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana karena dengan sengaja tidak pergi sesudah diperintahkan tiga kali oleh penguasa yang berwenang dan ikut serta berkelompok,” kata Majelis Ketua Hakim Purwanto dalam persidangan vonis, Selasa (8/10).

Lima terdakwa tersebut adalah Yayan Hendrayana (59), Obby Nugraha (33), Iskandar Hamid (70), Surya Gemala Cibro (74) dan Hendrik Syamrosa (52).

Baca juga: Supir Ambulans Massa Mengaku Diperintah ke Jakarta

Hakim Purwanto mengatakan mereka terbukti melanggar pasal 218 KUHP dan divonis tiga bulan penjara. Dalam sidang dakwaan ini, para terdakwa terbukti telah membawa pecahan batu jenis konblok, herbel, dan batu kali berjumlah 20 buah yang diduga merupakan sisa batu yang digunakan untuk melempari petugas keamanan yang bertugas di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat saat kericuhan di tanggal 22 Mei terjadi. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*