tentara israel01Ramallah, LiputanIslam.com — Pasukan Zionis Israel kembali menujukkan aksi kejinya dengan menembak mati seorang pemuda Palestina di kamp pengungsi Ramallah, Tepi Barat, pada Rabu, 10 Agustus 2014. Menurut laporan media setempat, pemuda yang berusia 22 tahun tersebut tewas saat bentrokan meletus akibat masuknya Tentara Israel ke Kamp al-Am’ari.

Ahmad Betawi, Direktur Rumah Sakit Ramallah, mengatakan bahwa pemuda tersebut adalah Essa Qatri, yang ditembak di dada, dan ia meninggal sebelum mencapai rumah sakit. Militer Israel sendiri mengklaim pasukannya melakukan penembakan, karena Essa disebut-sebut hendak melemparkan bom kepada Tentara Israel.

Sedangkan saksi mata menyebut bahwa pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi untuk melakukan penangkapan terhadap penduduk, yang kemudian dihadang oleh warga dengan melemparkan batu dan membakar ban.

Bentrokan ini merupakan reaksi atas penahanan 10 warga Palestina oleh Israel di Tepi Barat pada Selasa dini hari kemari.  Menurut pihak militer Israel,  penduduk  Palestina sedang diinterogasi. Namun tidak menyatakan dengan jelas, atas tuduhan apa mereka ditahan.

Sementara itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Tinggi Tahanan Palestina mengumumkan bahwa sekitar 7000 tahanan Palestina di penjara Israel hari ini, Rabu (10/9), memulai aksi mogok makan selama satu hari sebagai tanda protes mereka atas gugurnya satu tahanan Palestina di dalam penjara. (Baca juga:  1 Tahanan Palestina Gugur, 7000 Lainnya Lakukan Aksi Mogok Makan) (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL