Gaza, LiputanIslam.com–Militer Israel menangkap 378 warga Palestina, termasuk 10 perempuan dan 52 anak, dalam sejumlah operasi di Tepi Barat dan Jalur Gaza selama bulan September tahun ini.

Komisi Hubungan Tahanan Palestina, badan Perkumpulan Tahanan Palestina, dan organisasi HAM al-Dameer, mengeluarkan laporan tersebut dalam sebuah pernyaaan bersama pada Selasa (9/10/18).

Menurut laporan tersebut, terdapat 104 warga Palestina yang ditangkap di Yerusalem al-Quds, 56 di Ramallah dan Bireh, 73 di Nablus, dan 29 di Bethlehem.

Selain itu, terdapat 30 orang ditangkap di Nablus, 13 di Tulkarm, 23 di Qalqilya, 5 di Tubas, 7 di Salfit dan 3 di Ariha (Jericho).

Sisa warga Palestina yang ditangkap berada di kota-kota berbeda di sepanjang kawasan pendudukan Tepi Barat.

Lebih dari 7.000 warga Palestina berada di penjara-penjara Israel. Ratusan dari mereka dilaporkan mengalami penahanan di bawah praktik administratif.

Praktik administratif adalah sebuah kebijakan dari rezim Israel yang dapat menahan siapa saja di penjara mereka tanpa tuntutan yang jelas atau pengadilan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*