Tepi Barat, LiputanIslam.com–Tentara militer Israel menembak mati seorang remaja perempuan Palestina di pos pemeriksaan antara Tepi Barat dan Yerusalem pada Rabu (30/1).

Korban bernama Samah Zuheir Mubarak, seorang siswa dari kota Ramallah. Ia ditembak ketika berada di pos pemeriksaan al-Zaeem yang membagi wilayah pemukiman Yahudi ilegal di Tepi Barat dan pemukiman Palestina di kawasan pendudukan Yerusalem.

Keluaraga Mubarak mengatakan kepada media lokal bahwa tentara Israel membunuh anak perempuan mereka dengan kejam.

Dalam sebuah video yang dirilis polisi Israel, Mubarak sedang berjalan menuju pos pemeriksaan. Dalam video lain, dia terlihat sedang berdiri di dekat sebuah kendaraan dan sekelompok tentara Israel. Setelah terjadi percakapan singkat, petugas polisi mundur, dan Mubarak ditembak dari jarak dekat oleh tentara.

Video lain menunjukkan tentara Israel memeriksa barang-barangnya seperti buku dan alat-alat sekolah dan mengosongkan tasnya.

Ketua polisi Israel, Yoram Halevi, menuding Mubarak berusaha “menusuk” tentara Israel dengan pisau di pos al-Zaeem, meski kasus ini masih dalam proses investigasi.

“Masih belum jelas apa latar belakangnya, apa alasan [di balik kedatangannya ke pos pemeriksaan],” sebutnya.

Sebelum kejadian ini, setidaknya terdapat 3 orang Palestina lain yang juga dibunuh oleh tentara dan penduduk Israel. Para korban bernama Hamdi Naasan (38), Ayman Hamed (18) yang dibunuh karena melempar batu, dan Riyad Shamasneh.

Sejumlah organisasi HAM telah menyampaikan kekhawatiran terkait tentara Israel yang menggunakan “kekerasan berlebihan” kepada warga Palestina. (ra/aljazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*