Sumber: sindonews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberlakukan tariff baru di tol ruas Jakarta-Tangerang dan ruas Tangerang-Merak segmen Simpang Simpang Susun Tomang-Tangerang Barat-Cikupa mulai 2 November 2019.

Basuki menyatakan, berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 874/KPTS/M/2019 per 20 September 2019, tariff baru akan naik di rentang Rp 500 hingga Rp 2.000. Kenaikan tersebut berlaku untuk kendaraan golongan I dan II atau jenis kendaraan sedan, jip, pick up, bus, dan truk dua gandar.

Baca: Tarif Tol Diskon 15 Persen di Tanggal Ini

Sedangkan untuk kendaraan golongan III, IV, dan V atau jenis kendaraan truk dengan tiga, empat, dan lima gandar, mengalami penurunan harga sebesar Rp 500 hingga Rp 5.000.

Dia mengungkapkan, seharusnya kenaikan tarif tol ini berlaku pada September lalu. Akan tetapi, kenaikan ini diundur karena menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Oh yang itu, satu ruas dulu. Kan waktu itu kita undur setelah pelantikan. Minggu depan, Sabtu berlaku,” ungkapnya, Jakarta, Sabtu (26/10).

Dia menjelaskan, kenaikan tarif tol ini sejalan dengan rata-rata Indeks Harga Konsumen (inflasi) pada ruas tol tersebut. Saat ini inflasi masih di kisaran 3 persen, jadi kenaikannya hanya Rp 500.

“Sekarang ini hanya inflasi (indikator kenaikan), kan sekitar 3%. Makanya naiknya hanya Rp 500 kan,” ujarnya. (sh/cnnindonesia/detik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*