Tanker Iran, Sabiti. Sumber: Sputnik

Tehran,LiputanIslam.com—Pada 11 Oktober lalu, Iran melaporkan serangan terhadap Tankernya “Sabiti” yang berlayar di Laut Merah, dekat perairan Arab Saudi. Usai kejadian itu, Iran berjanji akan menggelar investigasi skala penuh untuk mengungkap pelaku serangan. Meski begitu, Iran menggaris bawahi pelaku serangan dirancang oleh satu negara atau lebih.

Kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO) Iran melaporkan tiga tankernya telah diserang saat melintasi Laut Merah, dekat perairan Arab Saudi. Dalam sebuah surat, Iran menulis serangan-serangan yang sepertinya diatur oleh satu negara atau lebih itu telah berdampak pada keamanan maritim internasional.

“Serangan di Laut Merah telah membuat jalur pelayaran menjadi tidak aman,” tulis Iran.

Baca: Layaknya Daesh, Plot Baru AS di Irak akan Menuai Kegagalan

Selain Sabiti, tanker Iran lainnya “HELM” diserang di perairan yang sama pada 21 Agustus. Tanker itu mengalami kerusakan teknis, namun tidak ada keterangan lebih rinci terkait dampak serangan itu.

Serangan lainnya melibatkan tanker minyak Happiness I yang tengah berlayar melintas Laut Merah, dekat pelabuhan Jeddah Arab Saudi pada April. Pemerintah Arab Saudi awalnya sempat menahan tanker Happiness I dan meminta tagihan sejumlah uang kepada Iran. Namun, pada 20 Juli Happiness I akhirnya dibebaskan. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*