Potret Gereja St.Stephen di Yerussalem yang dirusak oleh militer Israel pada akhir 2017.

Yerussalem,LiputanIslam.com—Umat Kristiani di Yerussalem melakukan perlawanan terhadap militer Israel yang berusaha merebut tanah kelahiran mereka. Perlawanan untuk tetap bertahan di kota bersejarah bagi umat Kristiani ini dimuat oleh kantor berita Christian Today hari ini (7/1). Sementara itu, kantor berita lainnya menyatakan bagaimana umat Kristiani di Kota Tua itu memperingatkan berbagai upaya yang dilakukan Israel untuk merebut tanah mereka.

Keputusan Israel untuk merebut dan menduduki wilayah Yerussalem sebelumnya telah mendapatkan perlawanan dari umat Muslim. Terlebih setelah terdengar laporan adanya praktik diskriminatif yang dilakukan oleh militer Israel terhadap para penghuni Muslim di kawasan kota suci itu.

Tak hanya Muslim, umat Kristen pun geram atas kesewenang-wenangan Israel yang semakin mempersulit akses bagi para penganut agama lain untuk sama-sama memiliki Kota Tua Yerussalem yang dianggap sebagai tempat suci bagi tiga agama langit, Islam, Kristen, dan Yahudi.

Tindakan represif Israel atas wilayah Yerussalem semakin menguat, setelah mendapatkan pengakuan dari Amerika bahwa Yerussalem adalah Ibu Kota Israel. Bahkan, Amerika pun telah memindahkan kedutaannya untuk Israel ke Kota Tua ini. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*