Tel Aviv, LiputanIslam.com—Data baru yang dirilis oleh Pusat Statistik Israel (CBS) memperlihatkan bahwa jumlah pemukiman khusus Yahudi di Tepi Barat telah meningkat hingga 187%.

Menurut data ini, terdapat 794 pemukiman di Tepi Barat yang dibangun sejak April hingga Juni tahun ini. Angka tersebut melompat jauh dari 279 pemukiman yang dibangun antara Januari sampai Maret.

Sebagai tambahan, penyempurnaan konstruksi pemukiman juga meningkat pada kuartal kedua tahun 2018, yaitu 19% dibandingkan dengan kuartal pertama, dan 66% dibandingkan kuartal kedua tahun 2017.

Awalnya, para pemukiman sayap kanan Israel khawatir jika jumlah konstruksi pemukiman mereka menurun. Namun, data terbaru ini memperlihatkan bahwa peningkatan konstruksi mulai memiliki pengaruh nyata di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Peningkatan pembangunan pemukiman illegal Yahudi ini terjadi setelah keluarnya peringatan PBB tentang rencana aneksasi Israel atas wilayah Tepi Barat. Pada Juli lalu, pejabat PBB Michael mengatakan, “Setelah bertahun-tahun mencaplok sebagian besar wilayah Tepi Barat pelan-pelan secara de facto melalui perluasan pemukiman, pembuatan zona militer tertutup dan langkah lain, Israel terlihat mulai memberlakukan undang-undang yang secara resmi menganeksasi Tepi Barat.” (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*