Sumber: ekonomi.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan nilai ekspor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) pada tahun ini tembus 15 miliar dolar AS atau Rp 209 triliun (kurs Rp13.955 per dolar AS).

Target tersebut naik dari realisasi ekspor pada tahun lalu sebesar 13,27 miliar dolar AS. Kinerja ekspor TPT terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Ekspor TPT pada 2016 mencapai 11,87 miliar dolar AS dan 12,59 miliar dolar AS pada 2017.

Baca: Pabrik Tekstil Tutup Akibat Perlambatan Ekonomi

Sedangkan ekspor produk TPT pada periode Januari-Mei 2019 mencapai 5,63 miliar dolar AS, naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,61 miliar dolar AS.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Muhdori mengatakan, industri TPT tumbuh dengan baik dan meningkat secara signifikan.

“Kami melihat industri TPT nasional masih tumbuh dengan baik. Apalagi surplusnya signifikan. Kalau masih ada impornya, yaitu bahan baku untuk diolah lagi di dalam negeri sehingga meningkatkan nilai tambah dan mendorong perekonomian nasional,” kata Muhdori, Senin (22/7).

Dia menuturkan, untuk mencapai target ekspor tahun ini, perlu adanya dukungan seperti penambahan investasi baru dan perluasan usaha di setiap sektor industri TPT.

“Kami memproyeksi nilai investasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran tersebut, yakni sebesar Rp 74,5 triliun. Dari investasi ini, kami memperkirakan tenaga kerja yang diserap sektor industri TPT bisa mencapai 4,11 juta orang,” tuturnya. (sh/medcom/cnnindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*