(AP Photo/Ariel Schalit, File)

Tel Aviv, LiputanIslam.com–Mayoritas warga Yahudi Israel, yaitu 56 persen, percaya bahwa mereka adalah ‘manusia pilihan’, menurut hasil survei yang digelar oleh Haaretz.

Survei yang dilakukan di hari Tahun Baru Yahudi ini memperlihatkan sejumlah fakta menarik lain tentang masyarakat Israel dan arah politik negara itu.

Salah satu hasil survei ini mungkin akan menjadi kekhawatiran orang-orang yang berharap melihat resolusi politik di Palestina berdasarkan hukum dan keadilan internasional, karena lebih dari setengah warga Yahudi Israel ditemukan masih mempercayai ‘Tanah Israel’ yang dijanjikan oleh Tuhan di kitab mereka.

Dengan mayoritas luas warga Israel Yahudi memegang kepercayaan ini, Haaretz menilai bahwa ada perang agama yang tengah berlangsung. Sikap relijiusitas Yahudi  Israeli disebut menjadi sebuah “substansi tak menyenangkan dari ketegangan politik yang sengit di kawasan.”

Hasil survei lain menyatakan, 54 persen warga Yahudi Israel percaya akan adanya Tuhan, dan 21 persen lainnya mempercayai suatu kekuatan superior tak terdefinisi selain Tuhan. Angka ini lebih tinggi dari negara Eropa Barat, tapi bukan di AS yang warganya sedikit yang mempercayai Tuhan.

Penemuan ini sedikit banyak menjelaskan konflik yang berjalan di arena internasional dan polarisasi antara Israel, AS, dan negara-negara sekutu di Eropa.

“Ketegangan hubungan politik antara Israel dan Uni Eropa, dan baru-baru inia antara UE dan AS juga, dapat dijelaskan berdasarkan kepercayaan relijius,” tulis Haaretz.  “Warga Israel dan Amerika melihat Eropa tak bertuhan dan dekaden, namun untuk Brahmin di Brussels, Israel dan AS mulai hanyut dalam negara fundamentalis gila.” (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*