Sumber: ayobandung.com

Bandung, LiputanIslam.com– Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada para pengelola gedung cagar budaya agar ikut menjaga bangunan cagar budaya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terulangnya kerusakan seperti yang terjadi pada gedung sekolah Santa Angela.

“Sekarang kewajibannya memelihara dengan cara (meningkatkan) rasa peduli. Kalau tidak tahu, tanya ke dinas terkait. Kami akan kasih surat pemberitahuan cagar budaya,” ucap Kepala Disbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (27/11).

Menurutnya, pihak Pemkot telah melakukan berbagai upaya, termasuk sosialisasi kepada pengelola atau pemilik, untuk ikut menjaga bangunan cagar budaya. Sosialisasi itu juga sekaligus memperkenalkan Perda Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cagar Budaya.

Masyarakat dan pengelola harus ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian bangunan-bangunan bernilai sejarah di Kota Bandung. “Kami minta kerja samanya. Jangan sungkan bertanya (apabila ada yang tidak diketahui),” ujarnya.

Baca: Pemkot Palembang Hidupkan Kembali Tradisi Ngidang

Dalam surat pemberitahuan itu akan diinformasikan mengenai aturan hingga upaya pemeliharaan yang perlu dilakukan. “Kami mau bikin surat kepada pemilik bangunan cagar budaya. Rencananya untuk pemilik atau pengelola gedung cagar budaya tipe A, terus B, kemudian C. Karena di Bandung ini total ada sekitar 1.700 bangunan cagar budaya,” tandasnya. (aw/detik/terasjabar).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*