Foto: Kompas

Foto: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com–Pemerintah akan memberikan dana pengalihan subsidi BBM ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Setidaknya Rp 30 triliun akan diberikan untuk BUMN.

“Tetapi realisasinya kita akan lihat, karena kombinasi juga antara mengurangi deviden dan penambahan BUMN. Jadi harus kita lihat nanti berapa yang ada ruang fiskal yang bisa kita gunakan untuk itu,” kata Menteri Koordinasi Perekonomian Sofyan Djalil, Jakarta, Jumat (2/1/2014).

Lebih lanjut, kata dia, rencana anggaran tersebut sudah ada dalam penyusunan akhir APBN-P 2015. Meski demikian, Sofyan mengatakan, angka tersebut bisa saja bertambah atau berkurang. “Itu yang sudah direncanakan sekarang tapi tentu realisasinya akan kita hitung lagi ruang fiskal,” kata dia.

Masih belum jelas, apa yang dimaksud Sofyan dengan ‘pengalihan dana subsidi kepada BUMN’. Namun pernyataan ini bertolak belakang dengan pernyataan pemerintah sebelumnya, bahwa dana subsidi akan dialihkan untuk pembangunan infrastruktur.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan dana yang dihemat pemerintah dari pencabutan subsidi akan diprioritaskan untuk belasan program infrastruktur. Pioritas utama adalah pembangunan infrastruktur pertanian yaitu pembangunan irigasi, pembangunan waduk, dan jalan desa. Menurut Bambang, irigasi yang banyak dibangun era Presiden Soeharto telah mengalami kerusakaan akibat tidak ada anggaran pemeliharaan.

“Kementerian Pertanian mengusulkan anggaran irigasi Rp 16 triliun,” ujarnya, seperti dikutip Tempo (25/11). (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*