Sumber: bontangpost.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi meminta masyarakat agar tidak berlebihan dalam merespon pernyataan Sukmawati Soekarno Putri yang membanding-bandingkan peran Nabi Saw dan Soekarno. Menurutnya, Nabi dan Bung Karno merupakan dua sosok yang tidak bisa dibanding-bandingkan.

“Saya kira umat kita normal lah, cara berpikirnya logis lah, sehingga tidak perlu menanggapi orang yang berpikir tidak normal. Gitu, lho” katanya di Jakarta pada Minggu (17/11).

“Lah, iya, (cara berpikir membandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno itu) gak normal. Bagaimana peran Bung Karno di abad ke-20 dibandingkan dengan Nabi Muhammad kan gak match (cocok) Gitu, ya. Logika yang dibangun juga gak logic. Gak bisa dibanding-bandingkan,” ucapnya.

Masduki juga mengimbau agar tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan pernyataan Sukmawati. Tidak perlu berlebihan. Ia yakin, masyarakat Indonesia juga merupakan masyarakat yang dewasa, masyarakat yang logis.

“Umat nggak perlu terprovokasi. Ngapain terprovokasi, wong itu cara logikanya gak normal, gak bener. Sementara umat selama ini cara berpikirnya bener. Ngapain ngikut-ngikut orang yang cara berpikirnya gak normal,” ujarnya.

Sementara Wakil Sekjen MUI, Misbahul Ulum menyesalkan pernyataan Sukmawati tersebut. Namun begitu, ia mengaku belum mengeluarkan sikap terkait hal itu. “Secara pribadi saya menyesalkan kekurangpekaan Ibu Sukmawati terhadap hal-hal yang sensitif, khususnya terhadap umat Islam, mengingat kejadian ini bukan yang pertama kali,” tandasnya.

Baca: Berada di Aceh, Menag Tegaskan Tidak Larang Cadar

Seperti diberitakan, Sukmawati mengeluarkan pernyataan kontroversi Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Divisi Humas Polri di Jakarta Selatan, Senin, 11 November 2019. Pada forum tersebut, Sukmawati melemparkan pertanyaan kepada audiens terkait siapa yang paling berjasa di abad awal untuk kemerdekaan Indonesia: Nabi Muhammad atau Bung Karno. (aw/detik/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*